Minggu, 02 Februari 2014

SADAP DUSUN MANDIRI


Dusun Sadap Menuju Dusun Mandiri Berbasis Kearifan Lokal

(Prolog Pengembangan Dusun dan Desa)

 

Dusun Sadap merupakan salah satu dusun yang berada  di desa Perlang kecamatan Lubuk Besar  Kabupaten Bangka Tengah  yang memiliki panorama alam  mempesona   dikelilingi bukit-bukit  yang menghijau , terkesan sejuk dan memiliki  udara segar.  Masyarakat  dusun Sadap   hidup dengan kesahajaannnya dan berusaha searif mungkin dalam memanfaatkan sumber daya alam yang ada. Beberapa bagian dusun terlihat sisa-sisa kemakmuran zaman ke-emasan timah,  pasir putih mengelilingi  kubahan-kubahan air  sisa pengerukan timah atau  tambang Inkonvensional (TI) dan hasil reboisasi dalam usaha pengembalian keselarasan alam.  Kubahan-kubahan air tersebut  membentuk danau-danau kecil  atau “kulong-kulong”  buatan  yang indah dan harmonis jika dipadukan dengan jajaran bukit-bukit kecil yang ada disekelilingnya.      

Penghasilan sebagian besar masyarakat  masih  dalam bidang Pertanian  dan sebagian kecil berupa Penambang Timah .  Penambang Timah memang masih menjadi  pilihan instan   masyarakat dalam memperolah  pendapatan, benarkah ini merupakan altentatif terakhir dalam memperjuangkan penghasilan ?. Indah dari sisi  kondisi pemandangan  alam sekarang,  entah untuk lima atau sepuluh tahun mendatang ?. Masihkah kita menemukan dusun Sadap  seperti sekarang atau bahkan semakin tergerus oleh  keberadaan  tambang – tambang  timah ?

Sayang kalau sampai  terkontaminasi oleh keinginan-keinginan sesaat  yang tidak memikirkan kebutuhan masa depan. Konsep pengembangan perdesaan berbasisi kearifal lokal dan alam menjadi pemikiran yang tetap harus diperjuangkan mulai dari sekarang, kalau tidak sekarang kapan lagi  ?   


Pemandangan Dusun Sadap Desa Perlang  Berlatar Belakang  Perbukitan Menambah Kesahajaan
 
Dusun sederhana ini memiliki saran air berupa sumber mata air dari perbukitan yang mengalir  terus menerus  melalui pipanisasi dan tak pernah kering sepanjang tahun.   Seluruh masyarakat dusun bisa mendapatkan sarana air bersih dan bergotong royong dalam pemeliharaannya   berupa iuran perbulan. Demikian juga dengan kebutuhan listrik dusun  dapat dipenuhi dengan memanfaatkan sumber air yang ada berupa Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hidro (PLTMH). Suatu kebijakan pembangunan berbasisi kearifan lokal.  


 Air Perbukitan Yang Dibendung Kemudian  Disalurkan  Melalui Pipa Untuk Dialirkan ke  Dusun Sadap Desa Perlang 
 

Mesin Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro  Di  Dusun Sadap Desa Perlang 
 
Kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan untuk TA 2013 di dusun Sadap  selain kegiatan Simpan Pinjam Perempuan (SPP) juga berupa kegiatan pembangunan  satu unit TPA berukuran 7m x 18m dilengkapi mebelair, WC dan tempat wudlu  dengan total biaya sebesar Rp.   238.293.000,-. Dari total biaya ini , Rp. 226.378.000 untuk fisik TPA,  Rp. 7.149.000,-        untuk operasional TPK dan Rp.4.766.000,-  untuk  operasional UPK. 

 

Suasana  Belajar di  Gedung TPA Lama  Dusun Sadap Desa Perlang Kecamatan Lubik Besar  Kabupaten Bangka Tengah

Kegiatan belajar diawali pada tahun 1998 dengan dua jenis pendidikan yaitu TKA dan TPA , masih  menggunakan  sarana prasarana  masjid. Kemudian secara swadaya, gotong royong  dan bertahap masyarakat membangun sarana gedung  sederhana  2 lokal dan sejak 2009 murid TKA dan TPA pindah ke bangunan milik masyarakat tersebut.



Memang bagunan lama tersebut sampai sekarang masih berfungsi   walaupun kondisinya sudah semakin memprihatinkan  baik fisik maupun sarana pembelajaran seperti meja, kursi, papan tulis, lemari dan lain-lain. Jumlah murid TKA dan TPA sekarang mencapai 82 orang dan kalau diperhitungkan dengan ketersedian lokal belajar maka kondisi ini masih perlu penambahan lokal.  Hal inilah yang menyebabkan masyarakat dusun Sadap mencoba penambahan lokal belajar  melalui kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan dan tahun 2013 bisa terdanai.
    

          Pembangunan Gedung TPA Dari Dana BLM PNPM MPd TA 2013        
     Di  Dusun Sadap Desa Perlang  Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah

Masyarakat, murid  dan para pendidk TPA sangat berterima kasih dengan adanya bangunan TPA  dari  dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) PNPM Mandiri Perdesaan , walaupun masih dalam proses penyelesaian. Diharapkan dengan keberadaan gedung yang baru akan menambah motifasi belajar, jumlah murid semakin banyak dan terjadi peningkatan prestasi.

“Dusun Sadap dengan kesahajaan berbasis kearifan lokal”  semoga dapat dipertahankan dan dikembangkan menjadi dusun yang memiliki  Visi dan Misi sesuai potensi kadaerahan dusun tersebut. Kejelian masyarakat dan pemerintah daerah dalam pengembangan dusun ini  kedepan akan sangat membantu terwujudnya “Masyarakat Madani”  yang menjadi harapan seluruh masyarakat dusun Sadap.

(Faskab PNPM MPd Bateng,  Nopember 2013)

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar