Rabu, 30 April 2014

CERDAS BERSAMA PNPM MANDIRI PERDESAAN


CERDAS BERSAMA PNPM   

MANDIRI PERDESAAN

 

PNPM merupakan Proses pemberdayaan masyarakat yang dipilih menjadi suatu alternatif bagi terciptanya perubahan – perubahan yang dimungkinkan timbul dan berkembang dari nilai–nilai kesadaran dari masyarakat dan lingkungan. Proses pemberdayaan membutuhkan waktu yang lama, berjenjang dan berkesinambungan, namun diyakini efektif sebagai satu metodologi pencapaian perubahan secara konfrehensif, terarah dan tepat sasaran. Masyarakat dituntun dan dibiasakan  untuk ikut serta dalam setiap proses kegiatan yang ada hubungannya dengan pembangunan desa. Partisipasi masyarakat disetiap lapisan mulai ditingkatkan seiring semakin meningkatnya  kebutuhan masyarakat baik itu berupa pembangunan fisik, peningkatan kapasitas masyarakat, bantuan penambahan modal usaha dan berbagai macam kebutuhan lainnya.
 
PNPM merangkul setiap lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam proses pembangunan tersebut, dimulai dari petani, nelayan, buruh harian, Unsur Pemerintah desa, yang tinggal di desa induk bahkan sampai ke pelosok desa. Unsur yang paling penting yang selalu diangkat oleh PNPM adalah suara pembangunan yang diusulkan dari kelompok perempuan, yang mungkin selama ini tidak pernah diikutsertakan dalam musyawarah pembangunan desa.
 
Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan keikutsertaan masyarakat di Dusun Bukit Panjang Desa Jelutung Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah. Dusun Bukit Panjang terletak di bagian Barat Laut dari Desa Jelutung dengan jarak kurang lebih 5 KM dari desa induk. Penduduk dusun Bukit Panjang ini sebagian besar adalah pendatang dari Madura Jawa Timur, tetapi memang sudah menetap lama di Dusun ini. Pada saat pelaksanaan Musyawarah Dusun tepatnya tanggal 21 November 2012, salah satu warga yaitu Ustazd Marju’in mengusulkan pembangunan Gedung TPA, dengan alasan bahwa kegiatan belajar mengajar TPA di dusun ini sudah berlangsung kurang lebih 10 tahun, dan proses belajar mengajarnya dilaksanakan di Musholla, dengan jumlah santri kurang lebih sebanyak 68 orang dengan tenaga pengajar 3 0rang.
 

Musholla yang digunakan untuk kegiatan Belajar Mengajar Santri sebelum TPA dibangun oleh  PNPM MPd
 


Selain untuk kegiatan TPA, di dusun ini juga ada Sekolah Diniyah yaitu pendidikan tentang pembelajaran Kitab Kuning ( Arab Gundul ). Seiring berlangsungnya proses perencanaan kegiatan PNPM MPd di desa Jelutung, usulan ini kembali di ajukan di Musyawarah Desa Khusus Perempuan yang dilaksanakan pada tanggal 29 Desember 2013, dan ditetapkan sebagai Prioritas Usulan hasil dari MDKP tersebut dan kemudian disahkan kembali di Musyawarah Desa Perencanaan pada tanggal 29 Januari 2013.
 
 
 
Para murid TPA berfoto bersama guru dan pembina PNPM MPd kecamatan Namang
Proses penyusunan proposal dan verifikasi berlansung dari tanggal tanggal 30 Januari 2013 sampai 15 Februari 2013, sampai akhirnya usulan tersebut mendapatkan Prioritas kelima di MAD Prioritas usulan tanggal 18 Februari 2013. Usulan TPA ini ditetapkan di MAD Penetapan Usulan dengan volume 6 X 18 M dengan alokasi dana fisik sebesar Rp.266.946.400,-
Tim Pengelola Kegiatan di desa Jelutung adalah Rusmanti ( Ketua TPK ), Sarferi ( Bendahara TPK ) dan Dina ( Sekretaris TPK ).
 

Proses pembangunan TPA ini berlangsung selama 4 bulan dengan 4 kali tahapan pencairan. Antusias dan partisipasi warga dusun Bukit panjang sangat tinggi terhadap pembangunan TPA ini, hal ini dibuktikan dengan jumlah partisipasi warga dalam setiap pelaksanaan musyawarah dan juga berperan langsung dalam mengawasi pelaksanaan pembangunan  dan akhirnya pembangunan TPA  tersebut dapat diselesaikan dengan baik.

 
Gedung TPA yang sudah selesai dibangun dengan menggunakan dana BLM PNPM MPd TA 2013
 
Salah satu sarana penunjang gedung TPA di dusun Bukit Panjang berupa sumur gali dari BLM PNPM MPd TA 2013
 
Pada saat pelaksanaan Musyawarah Desa Serah Terima warga Dusun Bukit Panjang menggelar acara Nganggung,  laki – laki dan perempuan bersama-sama membawa makanan didalam Dulang yang ditutupi dengan Tudung Saji.
Bentuk antusias warga dalam menyambut pelaksanaan  Musyawarah Desa Serah Terima  dengan acara “Nganggung” yang dilaksanakan pada tanggal 13 Desember 2013.
Para santri menggelar acara Rebana Musik Khas Melayu dalam merayakan suksesnya pembangunan TPA di Dusun Bukit Panjang
 
 
 
                                                                                                           (Akhir Desember 2013, Isdianti  FK Kec. Namang)