Bantuan
Sosial PNPM Mandiri Perdesaan
Bentuk
Kepedulian Terhadap Rumah Tangga Miskin
(RTM)
Dari Oleh dan Untuk Masyarakat
Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Mandiri Perdesaan (PNPM MPd) Kabupaten
Bangka Tengah sudah dilaksanakan sejak tahun 2007 dimana seluruh kegiatan dilakukan masyarakat mulai dari perencanaan, pelaksanaan ,
pengawasan maupun pemeliharaan
karena dengan demikian
diharapkan akan terjadi tranfer pengetahuan dan proses pemberdayaan masyarakat .
Dalam upaya peningkatan kapasitas yang
merupakan salah satu tujuan PNPM Mandiri Perdesaan, masyarakat diharapkan akan merasa memiliki apa yang telah mereka
perjuangkan sejak dari dusun atau
kelompok-kelompok sampai kegiatan yang
mereka usulkan itu terdanai. Sadar atau tidak sadar masyarakat
akan termotifasi, terinovasi, ada nilai-nilai pemberdayaan terjadi ,
makin mandiri dan lebih mampu melihat
masalah dan potensi desa masing-masing.
|
Penyerahan Bantuan Sosial
Mansyarakat Dari Surplus TA 2013 Oleh Kepala Bappeda, Camat dan Koramil Pada Saat Musrenbang Kecamatan Lubuk Besar
Kabupaten Bangka Tengah
|
Dari segi kelembagaan, peran kelembagaan sebagai wadah , organisasi dan memiliki kekuatan sosial
memberi andil yang sangat besar dalam bagaimana menjalankan
organisasi masyarakat ini. Bagaimana aturan dan berbagai kesepakatan
dibuat guna menjaga sistem pembangunan partisipatif dapat dirasakan secara adil dan memberi
peningkatan peran serta masyarakat. Disinilah perlu pengaturan berbagai hal,
baik secara keprograman maupun kemasyarakatan, khususnya bagaimana program PNPM
Mandiri Perdesaan mampu memberi
manfaat sebesar-besarnya untuk
kesejahteraan masyarakat.
|
Perwakilan Desa Penerima Bantuan
Sosial Masyarakat Dari Alokasi Surplus di Kecamatan
Koba Kabupaten Bangka Tengah PNPM Mandiri Perdesaan TA 2013
|
Spirit kesejahteraan masyarakat dan kepedulian sosial didalam PNPM Mandiri Perdesaan yang selama
ini sudah coba kita bangun dan sebagian
kecil kita tuangkan dalam peran
kelembagaan Badan Kerjasama Antar
Desa (BKAD) yang didalamnya termasuk
Unit Pengelola Kegiatan (UPK) sebagai
unit “social profit”. Peran kelembagaan BKAD dan unit-unit yang
lain diwajibkan untuk
mempertanggungjawabkan keuangan
yang dikelola setiap tahun dan
mengalokasikan dana dari surplus tahunan dalam bentuk Bantuan Sosial ke masyarakat
(minimal 15%) yang dituangkan dalam AD/ART BKAD.
Pembagian Bantuan Sosial yang
dilaksanakan pada Tahun 2014 ini merupakan hasil perhitungan surplus pada tahun
2013. Dari 6 (enam) kecamatan yang melaksanakan PNPM Mandiri Perdesaan dengan modal awal yang bervariasi, beberapa
kecamatan pada tahun ini membagikan surplus yang mereka peroleh. Besar
alokasi surplus untuk
Bantuan Sosial perkecamatan adalah sbb :
DATA BANTUAN SOSIAL KECAMATAN DI KABUPATEN
BANGKA TENGAH TAHUN 2013
|
No
|
Kecamatan
|
Besar Bantuan Sosial (Rp)
|
|
1
|
Namang
|
---
|
|
2
|
Lubuk Besar
|
9.653.000
|
|
3
|
Simpang Katis
|
---
|
|
4
|
Koba
|
23.351.000
|
|
5
|
Pangkalan Baru
|
---
|
|
6
|
Sungai Selan
|
---
|
Pembagian surplus untuk bantuan sosial
mengajarkan nilai-nilai dan spirit kepedulian
terhadap masyarakat dan pemberdayaan
yang terjadi di masyarakat. Bagimana
masyarakat berjuang bersama-sama, membangun
bersama-sama , mengatur diri mereka dan setelah mendapatkan hasil,
mereka bagi secara adil dan
proposional.
|
Penyerahan Bantuan Sosial Masyarakat Dari Hasil
Surplus Tahun 2013 UPK Kecamatan Koba Kepada
Salah Satu Penerima Manfaat (RTM) Merupakan
Wujud Dari Kepedulian Sosial
|
Beberapa UPK kecamatan yang tidak memiliki surplus umumnya disebabkan karena
besarnya tunggakan sehingga menyebabkan Resiko Cadangan yang harus diperhitungkan semakin besar dan tidak mampu ditutupi dari
pendapatan dalam tahun berjalan.
Selamat untuk kecamatan yang tahun ini sudah menghasilkan surplus dan merealisasikan bantuan sosial masyarakat,
semoga tahun-tahun kedepan tetap mampu
mempertahankan dan meningkatkannya serta bagi kecamatan yang belum dapat mengalokasikan surplus untuk bisa meningkatan peran serta kinerja masing-masing.
Tetap “ Bangga Membangun Desa”.
(Medio Pebruari 2014, Faskab . Bangka Tengah)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar