PELATIHAN
PENYULINGAN GAHARU
Produk
Lokal Daerah Dalam Menunjang Perekonomian Masyarakat
Gaharu adalah kayu berwarna kehitaman dan mengandung resin khas yang dihasilkan oleh sejumlah spesies pohon dari marga Aquilaria, terutama Aquilaria malaccensis. Resin ini digunakan dalam industri wangi-wangian (parfum
dan setanggi)
karena berbau harum. Gaharu sejak awal era modern (2000 tahun yang lalu) telah
menjadi komoditi perdagangan dari Kepulauan Nusantara ke India, Persia, Jazirah
Arab, serta Afrika Timur.
Kabupaten Bangka Tengah
merupakan salah satu daerah penghasil gaharu di provinsi kepulauan Bangka
Belitung yang mempunyai prospek yang baik dalam rangka pengembangan komodite
berbasis lokal sesuai potensi yang dimiliki daerah ini. Gaharu merupakan salah
satu Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang merupakan salah satu produk unggulan
nasional berdasarkan keputusan Direktur
Jenderal Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan
Sosial Kementerian Kehutanan
Republik Indonesia Nomor :
SK.22/V-BPS/2010.
![]() ![]() |
Bibit Gaharu Pohon Gaharu
|
Kabupaten Bangka Tengah berinisistif
menganggarkan dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) tambahan untuk kegiatan
Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MPd) dari Anggaran Pendapatan Belanja
Daerah (APBD) kabupaten TA 2013 untuk
membiayai kegiatan Peningkatan Keterampilan Hidup (PKH) ditingkat masyarakat
dengan harapan bahwa masyarakat akan mampu memberdayakan , lebih terampil dan
mandiri dalam menyongsong berbagai
tantangan untuk peningkatan kesejahteraan diberbagai lapisan masyarakat.
Desa Lubuk Pabrik kecamatan Lubuk Besar kabupaten Bangka Tengah sebelumnya sudah dapat
memproduksi teh dari daun gaharu sebagai
salah satu produk unggulan desa. Teh gaharu
ini memberi manfaat yang cukup
besar bagi kesehatan dan sudah dikemas dengan baik. Masyarakat desa Lubuk Pabrik kemudian ingin
mengembangkan produk lain dari tanaman gaharu ini, sehingga memberi nilai
tambah dalam memanfaatkan secara optimal potensi yang sudah ada.
![]() |
| Pelatih dan Peserta Pelatihan Gaharu Dari Dana APBD TA 2013 Desa Lubuk Pabrik Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah |
Kegiatan pelatihan gaharu di desa Lubuk Pabrik dilaksanakan selama 4 (empat) hari yaitu pada tanggal 2 s.d 5 Januari 2014 di salah satu ruangan kantor desa yang cukup representatif dengan narasumber dari dinas Kehutanan dan Perkebunan. Dana bantuan Langsung Masyarakat (BLM) yang dianggarkan dari APBD kabupaten Bangka Tengah ini berjumlah Rp. 92.640.000,- untuk kegiatan, Rp. 1.950.000,- untuk operasional UPK dan untuk operasional TPK Rp. 2.925.500,-. Diharapkan dana yang disalurkan ke masyarakat ini akan memberi manfaat dan tercapai harapan para peserta dalam mengikuti pelatihan ini.

Peserta terdiri dari perwakilan masing-masing poktan (kelompok tani) yang ada di desa Lubuk Pabrik berjumlah 7 orang dengan harapan ilmu yang mereka peroleh dapat ditularkan kepada teman-teman yang lain , baik dalam satu kelompok tani maupun masyarakat sekitarnya. Para peserta terlihat sangat antusias dan semangat selama mengikuti kegiatan pelatihan ini, karena selain pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh relatif merupakan hal yang baru, juga metode pelatihan yang partisipatif menambah keaktifan para peserta.
Instruktur dan para peserta berharap dan berkeinginan untuk tetap melanjutan kegiatan ini dalam bentuk penerapan hasil pelatihan sehingga menghasilkan produk unggulan bagi daerah, khususnya desa Lubuk Pabrik. Tidak menutup kemungkinan bahan baku yang ada untuk dapat dikembangkan masyarakat dalam upaya diversifikasi dan intensifikasi produk, baik yang sudah ada maupun produk-produk baru. Kesiapan masyarakat dalam mengawal kegiatan pasca pelatihan masih terlihat perlu bimbingan dari dinas-dinas /pihak-pihak terkait untuk mendapatkan hasil yang optimal dan berdayaguna untuk meningkatkan kesejahteraan .
![]() |
|
Mesin Pembuat Serbuk Gaharu Bermanfaat Dalam Menghancurkan Bahan Baku
Sebelum Direndam dan Difermentasikan
|
Selain pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelaksanaan kegiatan , juga dihasilkan dari penyulingan gaharu berupa minyak gaharu yang memiliki bau yang khas dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Minyak gaharu yang dihasilkan bila dikelola dengan baik akan mampu menambah peningkatan perekonomian masyarakat khususnya masyarakat desa Lubuk Pabrik.
![]() |
|
Produk Hasil Destilasi
Minyak Gaharu Memiliki Nilai
Ekonomis Yang Tinggi
|
( Januari 2014, Faskab. Bangka Tengah)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar